Kurotekno.com – Watermark word memberikan perlindungan dokumen agar hanya boleh digunakan untuk kepentingan orang lain atas izin pembuat atau pemilik karya. 

Perkembangan teknologi semakin canggih dan dunia digital yang mudah diakses oleh semua orang. Berdampak pada semakin susahnya untuk membatasi perilaku copy paste sembarangan terhadap hasil karya seseorang. 

Pengertian Watermark Word 

Tanda air merupakan gambar atau teks transparan yang dicantumkan pada sebuah karya. Alasan disebut tanda air karena bentuknya transparan (tembus pandang). Biasanya pencantumannya tidak selalu di tengah karya dan dokumen, bisa juga diletakkan di samping kiri, kanan, atas dan bawah sesuai keinginan. 

Penyisipan watermark dalam sebuah data digital disebut digital watermarking. Teknik ini memiliki peran penting dalam menjaga dan melindungi karya agar jika ada orang lain yang ingin menggunakannya harus meminta izin terlebih dulu kepada pemiliknya. Karya bisa tersimpan atau diunggah dengan aman dari tindakan copy paste sembarangan. 

Video, foto, cerpen, novel, quotes dan karya lainnya sangat merugikan pemilik karya jika produknya diklaim dibuat oleh orang lain. Solusinya adalah menambahkan tanda air. Boleh memilih jenis transparan atau non transparan, yang penting orang lain tidak dapat menghilangkan tanda air tanpa izin pemilik karya. 

Tujuan Penggunaan Watermark Word 

Penggunaan watermark tentu punya tujuan tersendiri, apalagi ini disisipkan pada karya yang akan dipublikasikan. Tanpa adanya tanda air berpeluang besar karya dicuri orang lain yang mengklaim itu karya miliknya sendiri. Secara umum terdapat 3 tujuan seseorang menggunakan watermark. 

1. Menandai Karya Asli Pemiliknya

Watermark di word dibuat bisa dalam bentuk gambar atau tulisan. Jika menggunakan teks, biasanya dicantumkan nama sendiri, logo, inisial nama atau nama akun media sosial. Saat dipublikasikan terutama secara online, akan ada banyak sekali orang yang melihatnya. 

Pengguna di media sosial saling terhubung bukan hanya antara satu kota tetapi antar negara. Karena itu, saat ada karya diunggah, semua pemilik akun media sosial bisa langsung melihatnya. Tanda air yang dicantumkan pada karya bertujuan memberikan informasi untuk bahwa karya tersebut ada pemiliknya. 

2. Menandai Karya Tersebut Tidak Boleh Digunakan Tanpa Izin Pemilik 

Karya yang sudah diberi watermark word menjadi sulit diplagiasi. Sebab, ada bukti pemiliknya sehingga orang lain harus meminta izin terlebih dulu sebelum menggunakannya. Tidak boleh asal comot, apalagi menghilangkan tanda air dari pemilik karya. 

Oleh karena itu, banyak karya di media sosial atau di website yang sudah dicantumkan tanda air. Jika ingin memposting ulang harus karya yang ada tanda air . Tidak boleh orang lain menghilangkan atau menghapus tanda air. 

3. Perlindungan Hak Cipta 

Watermark word sudah banyak digunakan untuk melindungi hak cipta, terutama dalam media digital. Seperti penyebaran konten atau karya digital di media sosial sudah memiliki copyright disertai tanda air di dalamnya baik yang dapat dilihat oleh mata atau dalam bentuk tak kasat mata.

Perlindungan hak cipta sebagai salah satu cara mengapresiasi pembuat atau pemilik atas karya yang dihasilkan. Mengapresiasi itu penting sekali sebab untuk memiliki sebuah karya banyak pengorbanan dan usaha dilakukan, tidak ada yang mudah.

4. Perlindungan Terhadap Penggandaan 

Tujuan pemberian tanda air untuk melindungi karya dari duplikasi atau pembajakan hak kepemilikan. Ketika konten sudah terdapat tanda air akan sulit terjadi pembajakan hak kepemilikan. Sebab, bukan hal mudah menghilangkan watermark. 

Selain itu, juga bertujuan dalam Fingerprinting hampir sama dengan serial number. Semua konten yang didistribusi dan digunakan akan terindentifikasi. Akibatnya, karya tidak bisa dipakai secara sembarangan oleh orang lain. 

Jenis Watermark Word Berdasarkan Visibilitas

Visibilitas adalah suatu hal atau keadaan yang dapat dilihat oleh mata. Melihat dari segi visibilitasnya, terdapat dua kategori watermark yaitu: 

1. Invisible Watermark 

Merupakan tanda air yang dibubuhkan dengan teknik tertentu sehingga tidak tampak dilihat mata. Alat penglihatan pada manusia memiliki keterbatasan dalam membedakan 2 piksel, terutama yang intensitas perbedaannya sangat kecil. 

Karena itu, keterbatasan ini dimanfaatkan dalam pembuatan watermark digital sehingga selain pemilik karya, tidak ada yang menyadarinya. Invisible watermark memiliki nama lain yaitu tanda air tak kasat mata.

2. Visible Watermark 

Merupakan jenis tanda air yang bisa langsung dilihat mata tanpa membutuhkan alat khusus. Penandaannya dapat berupa gambar atau teks yang langsung dicantumkan pada konten. Seperti logo, inisial nama, bentuk bintang, bentuk berlian, bentuk kubus dan bentuk lain yang diinginkan. 

Saat melihat visible watermark word, orang lain langsung paham bawah karya tersebut memiliki hak kepemilikan. Karya foto biasanya dibubuhkan watermark berupa nama fotografer dan tahun pengambilan.

Cara Membuat Watermark di Word 2016 

Versi word terbaru 2016 menyediakan fitur pembuatan watermark word untuk pengguna. Teknik ini bisa dimanfaatkan secara gratis tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan, cukup menggunakan aplikasi MS word saja dengan langkah berikut ini. 

  • Buka dokumen word. 
  • Bawa kursor ke tab Design
  • Pilih Watermark.
  • Klik Custom Watermark. 
  • Pilih Text Watermark pada kotak dialog Printed Watermark. 
  • Klik tanda panah kecil di samping kanan Language. Pilih bahasa Indonesia. 
  • Masukkan teks watermark yang diinginkan di kolom Text.
  • Tentukan jenis huruf dan ukuran yang dibutuhkan. 
  • Masukkan tanda centang pada kotak tulisan Semitransparent. 
  • Pilih Diagonal pada menu Layout untuk watermark dalam posisi miring.
  • Jika ingin posisi watermark horizontal, klik opsi Horizontal.
  • Klik OK. Watermark langsung muncul di word.

Itulah pengertian watermark word, tujuan dan cara membuatnya di MS word 2016 dari Kurotekno. Semua pengguna word versi 2016 bisa mencoba mempraktikkan cara tersebut untuk mendapatkan hasil tanda air lebih cepat. Fitur ini juga bisa diakses secara offline.